Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Siapkan Ribuan Personel

Berita, Daerah, Nasional63 Dilihat

MATARAM, SURYA POST – MotoGP Mandalika 2026 tinggal menunggu waktu. Polda NTB mulai mematangkan persiapan pengamanan, termasuk menyiapkan ribuan personel gabungan dan puluhan pos di sejumlah titik strategis.

Kesiapan itu dibahas dalam Rakor Progres Persiapan Pelaksanaan Event Internasional MotoGP Mandalika 2026, Senin (14/9/2026), di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram. Rakor dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., Danrem 162/WB serta stakeholder terkait.

Wakapolda NTB mengatakan, Polda NTB siap mendukung penuh perhelatan MotoGP Mandalika melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026.

“Kami dari Polda NTB tentu mendukung penuh pelaksanaan MotoGP ini. Mana yang akan menjadi tugas kita seperti pengamanan telah kita persiapkan dengan baik,” tegas Brigjen Hari.

Dijelaskan, operasi tersebut melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah hingga kelompok masyarakat. Pengamanan juga diperkuat di sejumlah pintu masuk Pulau Lombok, untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan masyarakat dan wisatawan.

Polda NTB juga turut menyiapkan puluhan pos pengamanan. Pos itu akan membantu pengaturan lalu lintas, sekaligus memberikan pelayanan dan informasi bagi masyarakat menuju kawasan Mandalika.

“Dalam Operasi Mandalika Rinjani tersebut kita telah mempersiapkan puluhan pos pengamanan, yang akan membantu mengatur dan memberikan informasi kepada masyarakat yang akan menuju Mandalika,” jelasnya.

Tak cuma personel, polisi juga memetakan potensi kemacetan di jalur menuju Sirkuit Mandalika. Survei dilakukan berulang, termasuk dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) hingga kawasan sirkuit.

“Kita sudah melakukan survei berkali-kali di sekitar area sirkuit bahkan dari Bandara BIZAM, untuk menentukan titik mana saja yang berpotensi ada kemacetan. Termasuk kegiatan simulasi untuk antisipasi kendala saat pelaksanaan nantinya,” ungkap Brigjen Hari.

Wakapolda NTB menilai koordinasi lintas stakeholder menjadi kunci pengamanan MotoGP. Setiap unsur diminta bergerak cepat dan saling berkomunikasi saat menghadapi persoalan di lapangan.

“Kerja sama semua stakeholder terkait tentu sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, bangun komunikasi dan koordinasi agar kendala ke depannya dapat segera diatasi,” tutupnya.

Redaksi |