SUMBAWA, SURYA POST – Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., secara resmi membuka Pelatihan Wasit Bola Voli Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar di Aula Kantor Camat Alas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (31/7/2026).
Pelatihan tersebut mengusung tema “Menjadikan Sumber Daya Manusia yang Berkompetensi, Amanah, dan Berintegritas Menuju Prestasi Bola Voli yang Optimal.” Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan sekaligus memperkuat profesionalisme wasit dalam mendukung kemajuan olahraga bola voli di Nusa Tenggara Barat.
Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus organisasi bola voli, para instruktur, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas wasit merupakan investasi penting bagi kemajuan olahraga karena seorang wasit memiliki peran strategis dalam menjaga sportivitas dan menegakkan aturan permainan.
“Pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis memimpin pertandingan, tetapi juga membentuk karakter wasit yang amanah, jujur, disiplin, profesional, dan berintegritas. Seorang wasit harus mampu mengambil keputusan secara objektif sesuai aturan yang berlaku demi menjaga marwah olahraga,” ujar Dr. Usman saat temui di ruangan kerjanya. Jum’at, (31/7/26).
Ia menegaskan bahwa tema pelatihan sejalan dengan kebutuhan dunia olahraga saat ini, yakni melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Kompetensi tanpa integritas tidak akan menghasilkan kepercayaan. Karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar mampu menjadi wasit yang berkualitas, dipercaya, dan siap memimpin pertandingan di berbagai jenjang kompetisi,” tambahnya.
Dr. Usman juga berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum untuk melahirkan wasit-wasit bola voli asal NTB yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Menurutnya, kualitas perwasitan yang baik akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu kompetisi dan prestasi atlet bola voli di daerah.
“Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai peraturan permainan terbaru, mekanisme perwasitan, etika profesi, serta praktik memimpin pertandingan yang dipandu oleh instruktur berpengalaman,” terangnya.
Melalui kegiatan tersebut, dapat melahirkan wasit-wasit bola voli yang profesional, berkompetensi, amanah, dan berintegritas sehingga mampu mendukung terwujudnya prestasi bola voli NTB yang semakin optimal di masa mendatang, pungkasnya.
Redaksi |
















