JAKARTA, SURYA POST – Membanggakan! Putra asli Desa Madawau, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Pratu Farhan, anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Yon Arhanud 9/AWJ, Kodam XXVII/Sonbai, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap menunjukkan kemampuan dan keberaniannya di atas ring tinju nasional.
Pratu Farhan dijadwalkan menghadapi petinju Dwi Superboy merupakan atlet elite dan petarung unggulan (top tier) Muay Thai Indonesia dalam ajang Surya Paloh Championship (SPC) Perdana, yang akan berlangsung pada 10 November 2026, pukul 15.00 WIB, bertempat di Balai Sarbini, Jakarta.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Pratu Farhan untuk membuktikan kemampuan, kedisiplinan, mental bertanding, serta semangat juang yang selama ini ditempa melalui pengabdiannya sebagai prajurit TNI AD.
Keikutsertaan Farhan bukan sekadar membawa nama satuan tempatnya bertugas, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, masyarakat Desa Madawau, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bima.
Dengan persiapan dan semangat pantang menyerah, Pratu Farhan diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan bahwa putra daerah Bima memiliki potensi dan kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.
Ajang Surya Paloh Championship diselenggarakan dengan dukungan Partai NasDem sebagai wadah kompetisi untuk mencari dan mencetak bibit-bibit petinju muda berprestasi sekaligus mendorong penyaluran energi generasi muda melalui olahraga, sehingga dapat menjadi salah satu upaya mencegah aksi kekerasan.
Kompetisi perdana ini mempertemukan 15 petarung dari berbagai daerah di Indonesia yang akan memperebutkan tiga sabuk emas. Salah satu laga utama yang turut dinantikan adalah penampilan Simson Wandik, yang dikenal dengan julukan Singa Papua.
Di tengah persaingan para petarung tersebut, duel Pratu Farhan melawan Dwi Superboy menjadi salah satu pertandingan yang patut mendapat perhatian, khususnya bagi masyarakat Bima yang menantikan kiprah putra daerahnya di panggung nasional.
Dukungan penuh juga datang dari orang tua Pratu Farhan, Junaid Caputra. Ia mengaku bangga dan memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan putranya dalam kompetisi tersebut.
“Sebagai orang tua, tentu saya sangat mendukung. Apalagi yang akan bertanding adalah anak saya sendiri. Kami berharap Farhan bisa tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan memberikan hasil terbaik,” ungkap Junaid saat diwawancara media Surya Post.Id. Jum’at (6/11/2026).
Ia juga berharap masyarakat Bima turut memberikan doa dan dukungan agar Pratu Farhan dapat menjalani pertandingan dengan lancar serta membawa kebanggaan bagi daerah asalnya.
Sementara, Pratu Farhan membenarkan bahwa dirinya akan bertanding pada 10 November 2026 di Balai Sarbini, Jakarta.
“Saya meminta doa dan dukungan orang tua dan masyarakat Bima pada umumnya, semoga dalam pertandingan diberikan kelancaran dan kemenangan, amin,” ucap singkatnya. Saat wawancara langsung awak media ini melalui Via WhatsAppnya.
( Surya Ghempar )










